taman

taman

Kamis, 10 Mei 2012

BIGBANG



Dirilis pada 28 Maret, setahun sejak album terakhir mereka, album baru ‘ALIVE’, meraih spot #3 di chart mingguan Oricon dan bahkan sekarang setelah dua minggu berlalu, album tersebut masih menempati Top 10. Grup monster ini tetap menguat meski di periode kekosongan, merekalah Big Bang dari Korea Selatan.

Dan bahwa Big Bang telah memulai tur dunia mereka pada bulan Maret, dari Korea Selatan mereka menuju ke seluruh dunia ke 16 negara dan 25 kota. Tur dunia ini diproduseri oleh Laurie Ann Gibson, yang telah bekerja sama dengan Lady Gaga yang terkenal dan akan menjadi jenis panggung yang sangat baru dengan standar2 universal (tinggi).

Versi Jepang tur ini, “BIGBANG ALIVE TOUR IN JAPAN” akan dimulai pada 17 Mei di prefektur Nagoya, Nihon Gaishi Hall dilanjutkan dengan total 13 konser di 5 kota.

Yang luar biasa, saat penjualan dibuka, tiket2 untuk konser Jepang benar2 terjual habis hanya dalam hitungan menit. Lebih dari 1.000.000 orang berebut tiket untuk 150.000 seat, dan tiket2 itu pun segera menjadi premier. Ini benar2 menunjukkan betapa populernya mereka.

Juga, penjualan tiket untuk konser2 tambahan pada 25 Mei (Jumat) di prefektur Kanagawa, Yokohama Arena, 31 Mei (Selasa) dan 3 Juni (Minggu) di Osaka, Castle Osaka Hall, akan mulai dibuka pada 12 Mei (Sabtu) jam 10.00 pagi dan persaingan selanjutnya pun diduga akan kembali terjadi.

Jadwal【BIGBANG ALIVE TOUR 2012 IN JAPAN】:

17 Mei (Kamis), 18 Mei (Jumat) – prefektur Aichi, Nihon Gaishi Hall

25 Mei (Jumat), 26 Mei (Sabtu), 27 Mei (Minggu) – prefektur Kanagawa, Yokahama Arena

31 Mei (Kamis), 1 Juni (Jumat), 2 Juni (Sabtu), 3 Juni (Minggu) – Osaka, Castle Osaka Hall

16 Juni (Sabtu), 17 Juni (Minggu) – prefektur Saitama, Saitama Super Arena

23 Juni (Sabtu), 24 Juni (Minggu) – prefektur Fukuoka, Marine Messe Fukuoka

(Info untuk CD ALIVE versi jepang yang dijual untuk sementara dihilangkan)

PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA



1.1. PENGERTIAN DASAR NEGARA

 Istilah dasar Negara memiliki padanan kata philosophische grondslag (Belanda) dan Weltanschauuung (Jerman). Istilah philosophische grondslag berarti norma (lag) dasar (gronds) yang bersifat filsafati (philosophische). Sedangkan istilah Weltanschauuung berarti pandangan mendasar (anschauuung) tentang dunia (welt).
 Jadi, kedua istilah itu mempunyai kesamaan makna, yaitu: ajaran atau teori yang merupakan hasil pemikiran mendalam (pemikiran filsafati) mengenai kehidupan didunia, termasuk kehidupan bernegara didalamnya, yang dijadikan pedoman dasar dalam mengatur dan memelihara kehidupan bersama dalam suatu Negara. Aliran tersebut dalam bahasa Inggris disebut ideology, yang kita terjemahkan kedalam bahasa Indonesia menjadi ideologi.

• Makna Dasar Negara
 Dasar Negara adalah landasan fundamental, pedoman, arahan, dan petunjuk yang mengatur bagaimana suatu Negara itu akan didirikan dan dijalankan, serta dijaga kelangsungannya. Dasar Negara juga  berisi mengenai cita-cita, nilai-nilai, dan tujuan yang ingin dicapai dalam penyelenggaraan Negara tersebut. Dasar Negara ini menjadi pedoman tingkah laku bagi semua unsur Negara, baik itu rakyat, pejabat, atau pemerintah semuanya harus tunduk pada pedoman dasar Negara.
 Dasar negara merupakan suatu norma dasar bagi sebuah Negara, bahkan dasar Negara ini seringkali menjadi norma dasar tertinggi dalam Negara. Artinya, segala peraturan perundangan yang diberlakukan harus sesuai dan tidak bertentangan dengan niilai-nilai dalam dasar Negara.
 Norma dasar merupakan aturan atau kaidah yang tertinggi yang diakui dan berlaku dalam suatu masyarakat. Norma dasar ini tidak terbentuk dari norma yang lebih tinggi lagi, malah sebaliknya norma dasar ini merupakan sumber acuan bagi pembentukan norma atau aturan lainnya.
 Menurut Hans Nawiasky, norma dalam Negara itu bersusun secara bertingkat atau hierarkis. Sehingga antara norma yang satu dengan yang lain berkaitan dan tidak terpisahkan. Adapun hierarkis norma tersebut adalah
a. Staats foundamental norm atau norma foundamental dalam negara,
b. Staats ground gezets atau dasar negara,
c. Formell gezets yaitu meliputi undang-undang,
d. Verordnung dan autonomie satzung yang merupakan aturan pelaksana aturan otonom.

1.2. PANCASILA
Pancasila menurut tata bahasa berarti lima dasar: Panca berarti lima sedangkan sila berarti dasar kesusilaan. Penjelasan Pancasila yang dikemukakan pada tanggal 1Juni 1945 itu diterima dengan baik oleh BPPK dan tanggal 1 Juni 1945 oleh prof.A.G Priggodigdo SH dianggap sebagai lahirnya pemakaian PANCASILA.
 Menurut pancasila, manusia pada hakikatnya adalah makhluk ciptaan tuhan yang bersifat mono-dualis. Manusia adalah makhluk pribadi dan sekaligus makhluk sosial. Menurut pancasila kedua hal itu harus selaras dan seimbang. Kebebasan individu tidak boleh merusak semangat kerjasama antar warga, namun kerjasama antar warga juga tidak boleh mematikan kebebasan individu.
 Sistem politik yang sesuai dengan dasar Negara pancasila adalah sistem demokrasi tidak langsung atau demokrasi perwakilan. Pemerintahan dijalankan oleh wakil rakyat yang dipilih melalui pemilu, dan bertanggung jawab atas pelaksanaan pemerintahannya baik kepada Tuhan Yang Maha Esa maupun kepada rakyat yang berdaulat. Dalam pelaksanaan demokrasi harus dihindarkan kekerasan karena yang diutamakan adalah musyawarah untuk mufakat. Hak-hak politik rakyat seperti hak berserikat, berkumpul, dan menyatakan pendapat dijamin dan dilindungi oleh Negara.
 Sistem perekonomian yang dikehendaki adalah sistem ekonomi kerakyatan, dimana kesejahteraan rakyat menjadi tujuan utamanya. Perekonomian nasional diselenggarakan atas dasar demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan , efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
 Negara mengambil peran penting dalam kehidupan ekonomi dengan menguasai sektor-sektor perekonomian yang “menguasai hajat hidup orang banyak”, “bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya” dan memanfaatkannya bagi ”sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. Namun sektor swasta juga harus mengambil peran dalam kegiatan ekonomi. Demikian pula halnya dengan koperasi, yang merupakan wadah kegiatan ekonomi rakyat diluar sekor swasta. Hak milik pribadi dijamin dan dilindungi oleh negara, namun juga diakui bahwa hak milik mempunyan fungsi sosial. Hak kaum buruh dan fakir miskin juga dijamin dan dilindungi.

1.3. FUNGSI DASAR NEGARA
 Pada umumnya dasar negara dipergunakan oleh bangsa pendukungnya sebagai berikut:
a. Dasar berdiri tegaknya Negara
Pemikiran yang mendalam tentang dasar negara lazimnya muncul ketika suatu bangsa hendak mendirikan Negara. Oleh karena itu dasar Negara berfungsi sebagai dasar berdirinya suatu Negara. Sesudah Negara berdiri, dasar Negara diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengelolaan  Negara yang bersangkutan.


b. Dasar kegiatan penyelenggaraan Negara
  Negara didirikan untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional bangsa yang bersangkutan, dibawah pimpinan para penyelenggara Negara. Agar para penyelenggara benar-benar dapat mewujudkan tujuan nasional mereka harus mendasarkan semua kegiatan pemerintahan pada dasar Negara.
 c. Dasar partisipasi warga Negara
   Semua warga Negara mepunya hak dan kewajiban sama untuk mempertahankan Negara dan berpartisipasi dalam upaya bersama mencapai tujuan bangsa. Dalam menggunakan hak dan menunaikan kewajibannya itu seluruh warga negara harus berpedoman kepada dasar Negara.
 d. Dasar pergaulan antarwarga Negara
    dasar negara tidak hanya menjadi dasar perhubungan antara warga Negara dengan Negara, melainkan juga dasar bagi perhubungan antarwarga Negara.
  e. Dasar dan sumber hukum nasional
  seluruh aktivitas penyelenggara Negara dan warga Negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara haruslah didasarkan pada hukum yang berlaku. Oleh karena itu, semua peraturan perundang undangan yang dibentuk untuk penyelenggaraan Negara harus pada dasar Negara.     

1.4. APAKAH DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA
 Pancasila yang dikemukakan dalam sidang I dari BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945 adalah dikandung maksud untuk dijadikan dasar negara bagi Negara Indonesia merdeka. Adapun dasar itu haruslah berupa suatu falsafah yang menyimpulkan kehidupan dan cita-cita bangsa dan negara Indonesia yang merdeka. Diatas dasar itulah akan didirikan gedung republik Indonesia sebagai perwujudan kemerdekaan politik yang menuju kepada kemerdekaan ekonomi, sosial, dan kebudayaan.
 Landasan atau dasar itu haruslah kuat dan kokoh agar gedung yang berdiri diatasnya akan tegak sentosa untuk selama-lamanya. Landasan itu  harus pula tahan uji terhadap serangan-serangan baik dari dalam maupun dari luar.
 Sidang BPPK telah menerima secara bulat Pancasila itu sebagai dasar Negara Indonesia merdeka. Dalam keputusaan sidang PPKI kemudian pada tanggal 18 Agustus 1945 Pancasila tercantum  secra resmi dalam pembukaan UUD 1945  Undang Undang Dasar yang menjadi sumber ketatanegaraan harus mengandung unsur-unsur pokok yang kuat menjadi landasan hidup bagi  seluruh bangsa dan Negara, agar peraturan dasar itu tahan uji sepanjang masa.
 Peraturan peraturan selanjutnya yang yang disusun untuk mengatasi dan menyalurkan persoalan persoalan yang timbul  berhubungan dengan penyelenggaraan dan perkembangan Negara harus didasarkan atas dan berpedoman pada Undang Undang Dasar. Peraturan peraturan selanjutnya yang bersumber pada UUD itu disebut peraturan organik, yang menjadi pelaksanaan dari UUD.
 Oleh karena Pancasila tercantum dalam UUD 1945 dan bahkan menjiwai seluruh isi peraturan dasar tersebut yang berfungsi sebagai dasar Negara jelas sebagaimana tercantum dalam alenia IV Pembukaan UUD 1945 tersebut maka semua peraturan perundang undangan Republik Indonesia (Ketetapan MPR, Undang Undang, Peraturan Pemerintah pengganti Undang Undang, Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden, Keputusan Presiden dan peraturan peraturan  pelaksanaan lainnya) yang dikeluarkan oleh negara dan pemerintah republik Indonesia haruslah pula sejiwa dengan Pancasila (dijiwai oleh dasar negara Pncasila). Isi dan tujuan peraturan perundang undangan RI tidak boleh menyimpang dari jiwa Pancasila.
 Bahkan dalam ketetapan MPRS No. XX/MPRS/1966 ditegaskan, bahwa Pancasila itu adalah sumber dari segala sumber hukum (sumber hukum formal: Undang Undang, Kebiasaan,  Traktat, Jurisprudensi, Hakim, Ilmu Pengetahuan Hukum).
Disinilah tampak titik persamaan dan tujuan antara jalan yang ditempuh oleh masyarakat dan penyusun peraturan peraturan oleh negara dan Pemerintah Indonesia.
 Adalah suatu hal yang membanggakan, bahwa Indonesia merdeka didirikan diatas fondamen yang kuat, dasar yang kokoh, yakni Pancasila. Dasar yang kuat itu bukanlah menurut suatu model yang didatangkan dari luar negeri.
 Dasar negara kita berakar pada sifat-sifat dan cita-cita hidup bangsa Indonesia; Pancasila adalah penjelmaan dari kepribadian bangsa Indonesia, yang hidup di tanah air kita sejak dahulu hingga sekarang. Pancasila mengandung unsur-unsur yang luhur yang tidak hanya memuaskan bangsa Indonesia, sebagai dasar hidupnya. Pancasila bersifat universal dan akan mempengaruhi hidup dan kehidupan bangsa dan Negara kesatuan Republik Indonesia secara kekal dan abadi.

1.5. PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA
Keputusan sidang PPKI pada tanggal Agustus 1945 menetapkan Undang-Undang Dasar bagi Negara Republik Indonesia yang telah diproklamasikan. UUD tersebut adalah UUD 1945. dalam pembukaannya kita temukan kita temukan dasar Negara “Pancasila”. Oleh karena itu pancasila sah menjadi dasar Negara Republik Indonesia.
Akibatnya, hukum dari disahkannya pancasila sebagai dasar Negara, maka seluruh tatanan kehidupan bernegara dan bermasyarakat diatur oleh Pancasila. Landasan hukum pancasila sebagai dasar Negara memberi akibat hukum dan filosofis; yaitu kehidupan bernegara dan berbangsa harus berpedoman pada Pancasila. Dalam kehidupan bernegara ada beberapa pokok masalah yang esensial yang harus diatur oleh Negara itu, sehingga di negara itu terlihat pelaksanaan dasar Negara itu dalam segala aspek kehidupan. Pokok itu antara lain : kehidupan sosial, susunan dan sistem perekonomian Negara, sistem politik dan kehidupan politik di Negara tersebut, kehidupan berbudaya di Negara itu dan hubungan antara rakyat dan kekuasaan yang menyangkut hak asasi dari warga Negara, dan kehidupan perundang undangan Negara.
Dalam permasalahan yang esensial tersebut kita banyak mendapatkan pedoman dari ketetapan MPR maupun MPRS, baik di bidang ekonomi, perundang undangan dan politik. Tetapi pedoman tersebut secara filosofis harus benar-benar dirasakan oleh seluruh pendukung negara atau rakyat Indonesia bahwa kita sudah benar-benar berada dalam siklus ideologi dan dasar Negara Pancasila. Kita seharusnya tidak akan melihat lagi kesenjangan di beberapa bidang. Kalau kesenjangan itu sudah tidak terlihat semuanya sudah berpedoman dan melaksanakan Pancasila sebagai dasar kehidupan bernegara, maka cita-cita kita bersama menjunjung tinggi Negara dan bangsa ini cepat terlaksana. Inilah idaman semua lapisan masyarakat kita yang merindukan Pancasila itu dalam kehidupan nyata.




1.6. PROSES PENYUSUNAN DAN PENETAPAN DASAR NEGARA
a. Tahap Pembentukan BPUPKI
BPUPKI dibentuk pada tanggal 29 April 1945 dan dilantik tanggal 28 Mei 1945.Pembentukan BPUPKI memberi kesempatan secara legal kepada Indonesia untuk mempersiapkan kemerdekaan dan merancang UUD yang berisi dasar negara.
b. Tahap Penyusunan Konsep Rancangan Dasar Negara dan UUD
o Sidang Pertama BPUPKI(29 Mei s/d 1 Juni 1945)
Pada sidang ini K.R.T Radjiman Widyodiningrat (ketua BPUPKI), menyampaikan tentang dasar falsafah yang akan dibentuk bagi bangsa Indonesia.Usulan-usulan dasar Negara RI yang muncul pada sidang ini, antara lain:
 o Mr. Moh. Yamin
 Secara lisan;
1) Peri Kebangsaan
2) Peri Kemanusiaan
3) Peri Ketuhanan
4) Peri Kerakyatan
5) Kesejahteraan Rakyat
 Secara tertulis;
1) Ketuhanan Yang Maha Esa
2) Kebangsaan Persatuan Indonesia
3) Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
5) Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia

 o Prof. Dr. R. Soepomo
1) Paham negara persatuan
2) Hubungan negara dan agama
3) Sistem badan permusyawaratan
4) Sosialisme negara
5) Hubungan antar bangsa
 o Ir. Soekarno
 Pancasila;
1) Kebangsaan Indonesia
2) Internasionalisme atau perikemanusiaan
3) Mufakat atau demokrasi ekonomi negara bersifat kekeluargaan
4) Kesejahteraan sosial
5) Ketuhanan yang berkebudayaan
 Dapat diperas menjadi Trisila;
1) Sosionalisme
2) Sosiodemokratis
3) Ketuhanan
 Dapat diperas lagi menjadi Ekasila;
1) Gotong royong




 Pada sidang pertama BPUPKI belum tercapai kesepakatan tentang dasar Negara. Kemudian dibentuk Panitia embilan.
 Panitia Sembilan
Anggota Panitia Sembilan adalah:
Ir. Soekarno Abikusno Tjokrosoejoso
Drs. Moh. Hatta H. Agus Salim
Mr. A.A. Maramis Mr. Ahmad Soebarjo
K.H. Wahid Hasyim Mr. Moh. Yamin
Abd. Kahar Muzakir
Pada tanggal 22 Juni 1945 Panitia Sembilan berhasil merumuskan dasar Negara Indonesia yang dikenal dengan Jakarta Charter (Piagam Jakarta).
Rumusan Dasar Negara Menurut Jakarta Charter
1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
2. Kemanusian yang adil dan beradab.
3. Persatuan Indonesia.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
5. Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.



c. Sidang BPUPKI Kedua(10 s/d 16 Juli 1945)
Pada sidang kedua ini membicarakan tentang rancangan UUD Negara Indonesia dengan membentuk panitia kecil, yaitu;
• Panitia Kecil yang dipimpin oleh Ir. Soekarno
• Bertugas merumuskan rancangan Pembukaan UUD yang berisi tujuan dan asas Negara Indonesia.
• Panitia Kecil yang dipimpin oleh Prof. Dr. Mr. R. Soepomo.
• Bertugas merumusakan rancangan batang tubuh UUD dan naskah proklamasi.
Pada tanggal 14 Juli 1945 telah diterima rancangan dasar Negara sebagaimana tersebut dalam Piagam Jakarta yang dicantumkan dalam Pembukaan dari rencana UUD yang sedang disiapkan.
d. Penetapan UUD 1945
Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI menetapkan:
1. Mengesahkan pembukaan dan batang tubuh UUD 1945.
2. Memilih Ir. Soekarno sebagai Presiden RI dan Drs. Moh. Hatta sebagai Wakil Presiden RI yang pertama.
3. Untuk sementara waktu, pekerjaan presiden sehari-hari dibantu oleh BP-KNIP.
Rumusan dasar Negara yang disahkan dan tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 adalah sebagai berikut;
a. Ketuhanan Yang Maha Esa
b. Kemanusuaan yang adil dan beradab
c. Persatuan Indonesia
d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
e. Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia
3. Pancasila Ditinjau dari Tekstualnya
Ditunaju dari tekstual, bahwa Pancasia sebagai dasar Negara Republik Indonesia tercantum dalam konstitusi Negara,yakni pada Pembukaan UUD 1945 alinea 4 (merupakan landasan konstitusional dan ideology Negara).

Kesimpulan

Pancasila yang dikemukakan dalam sidang I dari BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945 adalah dikandung maksud untuk dijadikan dasar Negara bagi negara Indonesia Merdeka. Adapun dasar itu haruslah berupa suatu falsafah yang menyimpulkan kehidupan dan cita-cita bangsa dan negara Indonesia yang merdeka. Diatas dasar itulah akan didirikan gedung Republik Indonesia sebagai perwujudan kemerdekaan politik yang menuju kepada kemerdekaan ekonomi, social, dan kebudayaan. Dasar Negara haruslah kokoh kuat sehingga tak mudah ditumbangkan, dasar Negara itu hendaknya “jiwa, pikiran-pikiran yang sedalam-dalamnya untuk diatasnya didirikan gedung indonesia”.





Saran

 Oleh karena Pancasila tercantum dalam UUD 1945 dan bahkan menjiwai seluruh isi peraturan dasar tersebut yang berfungsi sebagai dasar Negara jelas sebagaimana jelas tercantum dalam alenia IV Pembukaan UUD 1945 tersebut maka semua peraturan perundang undangan Republik Indonesia (Ketetapan MPR, Undang Undang, Peraturan Pemerintah pengganti Undang Undang, Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden, Keputusan Presiden dan peraturan peraturan  pelaksanaan lainnya) yang dikeluarkan oleh negara dan pemerintah republik Indonesia haruslah pula sejiwa dengan Pancasila (dijiwai oleh dasar negara Pncasila). Isi dan tujuan peraturan perundang undangan RI tidak boleh menyimpang dari jiwa Pancasila.

DISC AND DISKET

DISK dan DISKET
Alat keluaran
 Sistem komputer juga mengenal sejumlah alat periferal yang bekerja sebagai alat keluaran. Sebagian diantaranya adalah disk dan disket.




Kata disk dan disket kita gunakan untuk membedakan dua macam alat serupa. Kedua alat ini sama-sama berbentuk piring yang berputar. Namun kata disk, kita gunakan untuk menunjukan piring yang keras, kata disket  kita gunakan untuk menunjukan piring yang lunak.
 Pada umumnya disk berputar lebih cepat, dapat terdiri dari beberapa piring yang berputar pada satu poros serta dicapai melalui lebih dari satu hulu tulis-baca, memiliki daya tampung yang besar, serta sering terpasang secara tetap. Sebaliknya, pada umumnya disket berputar kurang cepat, hanya terdiri atas piring tunggal, memiliki daya tampung yang tidak terlalu besar, serta tidak secara tetap.
 Selain perbedaan itu, secara asasi cara kerja disk dan disket adalah serupa. Sekalipun ada disk yang ditulis-baca secara optika, disini kita hanya membahas disk yang ditulis-baca secara magnet. Dalam hal ini, ruang rekam mereka terdiri atas lintas atau trek(track) berbentuk lingkaran. Lintas itu terbagi kedalam sejumlah bagian yang dikeal sebagai sektor. Cara rekam dan tulis serta cara baca pada sektor itu dilakukan melalui hulu tulis-baca yang pada umumnya dapat bergerak untuk mencaoai berbagai lintasan.

Floppy disks adalah media penyimpanan yang bersifat flexible removable.
Floppy disket dibuat dari plastik. Disk melingkar didalam suatu bagian yang melingkupinya.. Disk dilapisi dengan partikel magnetic. Partikel magnet tersebutberlaku sebagai media penyimpanan data.
Disket dipasang pada floppy drive akan diputar dengan kecepatan 360RPM, dan menggunakan read/write head yang menyentuh permukaan dari disket.

5 ¼ inch








3 ½ inch



Zip Drives





Struktor floppy disket



Ruang rekam
 
Ruang rekan pada disk atau disket terdiri atas lingkaran konsentrik. Pada setiap piring yang terdapat pada disk atau disket, lingkaran itu dikenal sebagai lintas atau trek(track). Ada kalanya, disk itu terdiri atas beberapa piring yang bersusus dan terpasang pada satu poros. Disini, lintas yang sama dari semua piring, secara gabungan dikenal sebagai silinder. Dengan kata lain, silinder adalah gabungan antara lintas yang berkedudukan sama pada semua piring dari suatu disk. Dengan demikian, banyaknya lintas pada satu silinder bergantung kepada banyaknya  sisi rekam dari semua piring pada disk itu.
Disk yang terdiri atas satu piring dan menpunyai dua sisi rekam memiliki silinder yang terdiri atas dua lintas. Disk yang terdiri atas tiga piring dengan enam sisi rekam memiliki silinder dengan enam lintas. Dan demikian selanjutnya.
Selanjutnya setiap lintas atau silinder dipecah lagi menjadi sejumlah bagian (busur). Setiap bagian pada lintas atau silinder itu dikenal sebagai sektor. Pada rekam atau tulis, serta demikian pula pada baca, sektor merupaka satuan ruang tulis-baca. Ini berarti bahwa tugas tulis-baca padea disk atau disket dilakukan secara sektor demi sektor. Betapa kecil pun informasi yang direkam ke disk atau disket, ia akan menempati ruang satu sektor.
Disk atau disket baru tidak memiliki lintas, slinder, atau sektor. Pembuatan lintas, silinder, dan  sektor pada disk atau disket baru dilakukan melalui sumber daya utilitas yang khusus untuk itu. Sumber daya utilitas itu dikenal sebagai tata olah format. Setelah diformat melalui tata olah format, barulah disk dan disket itu memiliki lintas, silinder, dan sektor. Setelah itu disk dan disket itu dapat digunakan untuk merekam informasi .  

Kegiatan tulis-baca
Sebelum tulis bacadilakukan, disk dan disket harus berputar sampai kecepatan tertentu. Setelah itu, tulis-baca ke sektor dilakukan melalui hulu tulis baca(read-write head). Berbeda dengan drum, padaa umunnya disk atau disket hanya mempunyai satu hulu tulis-baca untuk setiap sisi piring rekam. Untuk mencapai lintas atau silinder, hulu tulis-baca itu bergerak melewati lintas dan silinder yang terletak diantaranya.
 Dengan demikian, tulis-baca pada disk dan disket berlangsung melalui sejumlah langkah. Pertama, motor serempak (synchronuos) memutar disk atau disket sehingga mencapai kecepatan putar tertentu. Biasanya putaran disk lebih cepata dari putaran disket. Kedua, hulu tulis-baca ditarik ke letak awal yakini ke lintas 00. Ketiga, motor-langkah (stepping motor) menggerakan hulu tulis-baca kelintas atau silinder yang dikehendaki mencapai hulu-tulis baca tersebut. Dan kelima, hulu tulis-baca menulis atau membaca isi sektor tersebut.

Biasanya, hulu tulis-baca diatur agar selalu dapat menulis dan membaca sektor disk atau disket. Sekalipun demikian, disket dapat diatur agar tidak dapat ditulisi. Salah satu cara untuk mrncegah penuliasa ke disket adalah melalui menutupi lelukan cegah tulis pada disket.
Gerakan hulu tulis-baca pada disket itu memerlukan waktu. Pada iumumnya, kita mengenal empat waktu dalam kegiatan tulis-baca pada disk atau disket. Mereka adalah waktu untuk mencapai lintas atau silinder yang dikehendaki yang dikenal sebagai waktu cari (seek time), waktu untuk hulu tulis-baca menjadi mantap dilintas atau silinder itu yang dikenal sebagai waktu mantap(settling time), waktu untuk menunggu sektor yang dikehendaki  mencapaihulu tulis baca yang dikenal sebagai waktu salur(transfer time).
Dengan demikian, disk atau disket memiliki sejumlah besaran atau parameter, dari waktu mengerjakan motor sampai ke waktu salur.
Waktu akses
 Waktu yang diperlukan oleh hulu tulis-baca untuk menulis atau membaca isi sektor, kita namakan waktu akses. Waktu akses terdiri atas komponan waktu. Ada waktu cari, waktu mantap, waktu latensi, waktu salur, waktu inkuri, dan waktu pemuktahiran 

Banyaknya silinder    40
Lintas per silinder    2
Sektor per lintas    9
Sektor per disket    720
Bait per sektor     512
Bait per disket     308640
Waktu cari(silinder tetangga)   6 mdet
Waktu cari(rerata)    77 mdet
Waktu rotasi     200 mdet
Waktu start stop mootor   250 mdet
Waktu salur satu sektor    22 mdet
Parameter pada disket untuk IBM.PC. dikutib dari buku tanembaum


Waktu yang diperlukan untuk membaca dan menulis disk dipengaruhi oleh beberapa hal :
 Seek Time
Waktu penggerakan head untuk mencapai track atau silinder lokasi data
 Latency Time (Rotational Latency Time)
Waktu tunda untuk sampai ke lokasi data
 Random Acces Time



SEEK TIME
Seek adalah proses untuk memindahkan R-W Head pada disk drive ke tempat yang tepat . Seek Time adalah waktu yang diperlukan untuk memindahkan R-W Head ke posisi track yang dituju dengan rumus :

keterangan :
 Sc : waktu penyalaan awal (initial startup time)
 d : waktu yang bergerak antar track
 I : jarak yang ditempuh (dalam ukuran ruang antar track)
 Seek Time diukur dalam milidetik (ms)

Seek Time tidak mencerminkan seluruh kinerja drive, tetapi meru¬pa¬kan bagian dari operasi drive yang acak, yang tidak melibatkan sequential read time .
Access time = seek time (pemindahan arm ke cylinder)
 + Head activition time (pemilihan track)
 + Rotational Delay (pemilihan record)
+ Transfer Time

Keuntungan penggunaan Magnetic Disk
• Akses terhadap suatu record dapat dilakukan secara sequential atau direct
• Waktu yang dibutuhkan untuk mengakses suatu record lebih cepat
•  Respontime cepat

Akses lintas pada disk
Akses lintas pada disk atau disket dapat berlangsung pada sistem komputer dengan monoprogramming atau pada sistem komputer dengan multiprogramming. Pada kedua sistem tersebut, biasanya lintas yang akan diakses tersusun dalam suatu antrian akses lintas yang ditentukan berdasarkan saat tibanya permintaan akses pada sejumlah lintas tertentu.
Pengaksesan lintas disk dapat saja dilayani sesuai dengan antrian yang ada. Sekalipun demikian dalam keadaan tertentu, misalnya untuk mempersingkat waktu akses, beberapa algoritma akses lintas lain dapat dipergunakan untuk mengatur akses lintas dalam antrian akses lintas tersebut. Beberapa algoritma akses lintas disk tesebut akan diuraikan di bawah ini:
Perselingan sector
Kalau lalulintas atau silinder mengandung sejumlah sector, itu akan kita beri nomor urut, maka secara logika, nomor urit itu akan berurur dari 0 sampai m sekiranya lintas atau silinder itu memiliki m sector. Ini berarti sector 1 terletak disebelah sector 0, sector 2 terletak disebelah sector , demikian seterusnya.
Penyaluran informasi
Pada kegiatan tulis atau rekam, informasi dari memori kerja direkam kedalam disk atau disket. Sebaliknya, pada kegiatan baca, informasi dari disk atau disket dimuat kedalam memori-kerja. Perekaman dan pemuatan itu tidak dilakuakan bait, melainkan blok demi blok. Karena itu, disk dan disket dikenal sebagai alat blok


1) Algoritma Pertama Tiba Pertama Dilayani (PTPD).
              Algoritma ini adalah algoritma akses lintas yang paling sederhana, karena pengaksesan lintas dilaksanakan berdasarkan urutan tiba lintas itu atau urutan kedudukan mereka pada antrian.


2) Algoritma Pungut.
              Algoritma PTPD di atas memiliki kelemahan yaitu banyaknya lintas yang harus dilewati hulu baca-tulis bilamana nomor lintas di dalam antrian akses lintas itu melompat-lompat dari nomor kecil ke nomor besar atau sebaliknya. Keadaan ini mengakibatkan waktu pengaksesan lintas akan menjadi lebih lama. Algoritma Pungut (Pick Up) digunakan untuk mengurangi jumlah lintas yang dilewati hulu baca-tulis.
Ide dasar dari algoritma ini adalah ketika hulu baca-tulis menuju ke suatu nomor lintas, maka semua lintas dalam antrian yang terletak di depan hulu baca-tulis itu akan dipungut.
Untuk nomor lintas yang melompat-lompat dalam suatu antrian akses lintas, maka ide ini dianggap efektif karena hulu baca-tulis dapat langsung memungut nomor lintas yang dilewati dan tidak akan mengakses ulang nomor lintas tersebut bilamana hulu baca-tulis bergerak dari suatu lintas ke lintas lain.

3) Algoritma Waktu Cari Terpendek Dipertamakan (WCTD).
             Sesuai dengan namanya, lintas pada antrian yang akan diakses oleh hulu baca-tulis bergantung kepada kedudukan hulu baca-tulis pada saat itu. Aturannya diterangkan sebagai berikut:
Pertama, lintas dalam antrian yang akan diakses adalah lintas yang pada saat itu terletak paling dekat ke kedudukan hulu baca-tulis. Kedua, apabila pada saat itu, ada dua lintas yang terletak sama jauh dari hulu baca-tulis (mereka terletak pada sisi yang berlawanan), maka lintas yang dipilih untuk diakses adalah lintas yang pada saat itu terletak pada arah gerak hulu baca-tulis. Ketiga, pada awal pemakaian sistem komputer, letak hulu baca-tulis terletak di lintas 0.
Misalkan pada suatu saat, lintas A terletak di kiri hulu baca-tulis sedangkan lintas B terletak di kanan hulu bava-tulis, serta letak mereka sama jauh dari hulu baca-tulis itu. Kalau pada saat itu hulu baca-tulis sedang bergerak ke arah kiri, maka lintas A yang dipilih untuk diakses dan bukan lintas B. Sebaliknya kalau pada saat itu hulu baca-tulis sedang bergerak ke arah kanan, maka lintas B yang dipilih untuk diakses, bukan lintas A. Seperti halnya pada algoritma Pick Up, algoritma ini dianggap cukup efektif pada antrian akses lintas dengan nomor lintas yang melompat-lompat.

4) Algoritma Lift-Singkat.
            Pada algoritma ini, layanan terhadap antrian lintas dianggap serupa dengan layanan lift di gedung bertingkat. Kalau di gedung beringkat, lift bergerak naik turun di antara berbagai lantai, maka dengan algoritma ini, hulu baca-tulis bergerak naik turun di antara berbagai lintas.
Misalkan hulu baca-tulis sedang bergerak naik, maka semua lintas dalam antrian yang terletak di depan hulu baca-tulis itu akan segera diakses. Setelah hulu baca-tulis sampai pada lintas terbesar di dalam antrian (tidak selalu sama dengan lintas terbesar pada disk), hulu baca-tulis berbalik dan bergerak turun. Selanjutnya sambil turun, hulu baca-tulis mengakses semua lintas dalam antrian yang terletak di depannya hingga mencapai lintas terkecil di dalam antrian (tidak selalu sama dengan lintas 0).

5) Algoritma Lift-Singkat Searah.
             Perbedaan algoritma ini bilamana dibandingkan dengan algoritma Lift-Singkat di atas terletak pada penekanan salah satu arah geraknya pada saat pengaksesan lintasan. Dengan algoritma ini, bilamana hulu baca-tulis mengakses lintas pada arah gerak naik, maka ia tidak mengakses lintas pada arah gerak turun. Sebalikya kalau hulu baca-tulis mengakses lintas pada arah gerak turun, maka ia tidak akan mengakses lintas pada arah gerak naik.

6) Algoritma Lift-Lengkap.
             Algoritma ini sangat mirip dengan algoritma Lift-Singkat. Kalau pada algoritma Lift-Singkat, gerakan hulu baca-tulis hanya mencapai lintas terkecil dalam antrian dan setelah itu berbalik arah sedangkan pada algoritma Lift-Lengkap, gerakan hulu baca-tulis selalu mencapai lintas terbesar di dalam disk, baru berbalik arah, serta selalu mencapai lintas 0 dan kembali berbalik arah.

7) Algoritma Lift-Lengkap Searah.
          Seperti halnya perbedaan antara algoritma Lift-Singkat dengan algoritma Lift-Singkat Searah, maka perbedaan antara algoritma Lift-Lengkap dengan algortima Lift-Lengkap-Searah juga terletak pada penekanan salah satu arah geraknya pada saat hulu baca-tulis melakukan pengaksesan lintasan.

Pengelolaan berkas
Pada umumnya, informasi yang direkam kedalam disk atau disket disimpan di dalam disk atau disket dalam bentuk berkas. Berkas ini juga merupakan sumber daya pada system computer. Dan seperti sumber daya lainnya, sumber daya berbentuk berkas inipun memerlukan pengelolaan.
Ada beberapa hal yang akan kita bahas dalam pengelolaan berkas ini. Secara garis besar, kita akan membahas jenis dan struktur berkas, pembentukan dan pengaksesan berkas, perekaman berkas ke disk atau disket, serta system direktori berkas didalam sisk atau disket.
Jenis dan struktur berkas
Berkas adalah kumpulan data yang berjudul. Karena terletak dibawah satu judul kumpulan data itu memiliki keterkaitan antara satu sama lain. Bergantungkepada jenis data dalam berkas, cara data itu diletakkan didalam berkas, serta cara data itu didalam berkas itu diakses, kita mengenal berbagai jenis berkas.  ini berarti bahwa berkas yang sama akan kita lihat dari jenis isinya, dari strukturnya, dan dari cara pengaksesannya.
Jenis berkas
Menurut isinya, berkas dapat kita golongkan menjadi tataolah yakini, berkas yang berisikan tataolah serta berkas data yang berisikan data dari suatu informasi tertentu.
Bergantung kepada jenis tataolah didalam berkas, kita mengenal berkas tataolah system dan berkas tataolah aplikasi.  

Kelebihan dan kekurangan disk
KELEBIHAN:
- Kapasitas besar
- Pembacaan data lebih cepat.
- Relative tahan lama
- Storage yang cukup aman
KEKURANGAN:
- Harga relative mahal
- Rawan terjadi bad sector
- Bentuk fisik yang relative besar dan berat
- Motor listrik yang memiliki batas usia tertentu, rata-rata 700.000 jam penggunaan.
- Mudah rusak jika terkena benturan fisik.


Kelebihan dan kekurangan disket
KELEBIHAN:
- Dikenal umum sebagai media penyimpanan pada zamannya
- Dikenal sebagai media portable yang cukup murah pada zamannya.
- Adanya fitur write protection.
KEKURANGAN:
- Kapasitas kecil
- Tranfer data lambat
- Mudah rusak
- Tidak didukung oleh computer modern

Jumat, 13 April 2012

DELPHI







Delphi adalah sebuah IDE Compiler untuk bahasa pemrograman Pascal dan lingkungan pengembangan perangkat lunak. Produk ini dikembangkan oleh CodeGear sebagai divisi pengembangan perangkat lunak milik Embarcadero, divisi tersebut sebelumnya adalah milik Borland. Bahasa Delphi, atau dikenal pula sebagai object pascal (pascal dengan ekstensi pemrograman berorientasi objek (PBO/OOP)) pada mulanya ditujukan hanya untuk Microsoft Windows, namun saat ini telah mampu digunakan untuk mengembangkan aplikasi untuk Linux dan Microsoft .NET framework (lihat di bawah). Dengan menggunakan Free Pascal yang merupakan proyek opensource, bahasa ini dapat pula digunakan untuk membuat program yang berjalan di sistem operasi Mac OS X dan Windows CE



Pada tanggal 8 Februari 2006, Borland mengumumkan akan melepas seluruh jajaran produk pengembangan aplikasi komputernya termasuk di antaranya Delphi, untuk itulah Borland membentuk perusahaan baru dengan nama CodeGear sehingga terpisah dari Borland [1]. Saat ini Delphi menjadi bagian dari jajaran IDE milik Embarcadero Technologies setelah Embarcadero Technologies mengakuisisi CodeGear. Hal ini disebabkan karena kerugian yang terus menerus selama 2006 rugi bersih sebesar $53.1 juta, 2007 rugi bersih $61 juta. Sehingga pada tahun 2008 saat CodeGear menderita rugi bersih $22.3 maka CodeGear dijual ke Embarcadero seharga $23 juta untuk menutupi rugi bersih ini [2].



Lingkungan pengembangan



Umumnya Delphi lebih banyak digunakan untuk pengembangan aplikasi desktop dan enterprise berbasis database, tapi sebagai perangkat pengembangan yang bersifat general-purpose ia juga mampu dan digunakan dalam berbagai jenis proyek pengembangan software. Ia juga yang dikenal sebagai salah satu yang membawa istilah RAD tool, kepanjangan dari Rapid Application Development, saat dirilis tahun 1995 untuk windows 16-bit. Delphi 2, dirilis setahun kemudian, mendukung lingkungan windows 32-bit, dan versi c++, C++Builder, dirilis beberapa tahun kemudian. Pada tahun 2001 sebuah versi linux yang dikenal sebagai Kylix tersedia. Dengan satu rilis baru setiap tahunnya, pada tahun 2002 dukungan untuk Linux (melalui Kylix dan CLX component library) ditambahkan dan tahun 2003 .NET mulai didukung dengan munculnya Delphi.Net (Delphi 8).



Chief Architect yang membidani Delphi, dan pendahulunya Turbo Pascal, adalah Anders Hejlsberg sampai kemudian ia pindah ke Microsoft tahun 1996 di mana ia sebagai chief designer C# dan termasuk orang kunci dalam perancangan Microsoft .Net Framework. Dukungan penuh untuk .Net ditambahkan pada Delphi 8 (dirilis pada bulan Desember 2003) dengan penampilan user interface (look and feel) mirip dengan Microsoft Visual Studio .NET.



Delphi 2005 (nama lain dari Delphi 9) mendukung code generation baik untuk win32 maupun .NET, dan seperti yang telah dikenal, fitur-fitur manipulasi data secara live dari database secara design-time. Ia juga membawa banyak pembaruan pada IDE secara signifikan.



Para penganjur delphi mengklaim dengan bahasa pemrograman Delphi, IDE dan component library (VCL/CLX) yang disediakan oleh vendor tunggal memungkinkan satu paket yang lebih konsisten dan mudah dikenali.



Produk Delphi ini didistribusikan dalam beberapa rancangan: Personal, Professional, Enterprise (sebelumnya Client/Server) dan Architect.

Delphi2010.jpg

[sunting] Bahasa pemrograman



Perbedaan fitur yang utama antara Delphi, Kylix dengan IDE-IDE yang lain adalah keberadaan bahasanya (Bahasa pemrograman delphi), VCL/CLX (Visual Component Library), Penekanan konektifitas database yang sangat baik, dan banyaknya komponen-komponen pihak ketiga yang mendukungnya.



Aspek penting yang perlu dicatat tentang Bahasa pemrograman Delphi termasuk:



* Penanganan object sebagai reference/pointer secara transparan

* Properti sebagai bagian dari bahasa tersebut; baik, sebagai getter dan setter (atau accessor and mutator), yang secara transparan mengenkapsulasi akses pada field-field anggota dalam kelas tersebut.

* Property index dan Default yang menyediakan akses pada data kolektif

* Pendelegasian (type safe method pointer) yang digunakan untuk memproses event yang dipicu oleh component

* Pendelegasian implementasi interface pada Field ataupun property dari class.

* Implementasi penanganan windows message dengan cara membuat method dalam class dengan nomer/nama dari windows message yang akan dihandle.

* COM bersifat sebagai interface yang independen dengan implementasi class sebagai reference counted

* Kompilasi yang dapat menghasilkan kode yang berjalan secara native x86 ataupun managed code pada arsitektur framework .NET.



[sunting] Pro dan kontra

[sunting] Keuntungan



Adapun sejumlah keuntungan Embarcadero Delphi, antara lain:



* Komunitas pengguna yang besar pada Usenet maupun web [3]

* Dapat mengkompilasi menjadi single executable (aplikasi portable), memudahkan distribusi dan meminimalisir masalah yang terkait dengan versioning

* Banyaknya dukungan dari pihak ketiga terhadap VCL (biasanya tersedia berikut source codenya) ataupun tools pendukung lainnya (dokumentasi, tool debugging)

* Optimasi kompiler yang cukup cepat

* Mendukung multiple platform dari source code yang sama

* Untuk yang dikelola oleh embarcadero, delphi dapat dijalankan pada multiflatform yaitu windows, linux, android, IOS.[rujukan?]



[sunting] Kerugian



* Partial single vendor lock-in (Borland dapat menetapkan standar bahasa, kompatibilitas yang harus mengikutinya)

* Akses pada platform dan library pihak ketiga membutuhkan file-file header yang diterjemahkan ke dalam bahasa pascal

* Dokumentasi atas platform dan teknik-teknik yang menyertainya sulit ditemukan dalam bahasa pascal (contoh akses COM dan Win32)



[sunting] Klon dan alternatifnya



Meskipun tidak bersifat subsitutif penuh terhadap keseluruhan paket delphi, ada beberapa usaha yang dilakukan untuk membuat kompatibilitas bahasa ini menjadi lebih baik atau bahkan lebih buruk dengan

PASCAL

















Turbo Pascal adalah sebuah sistem pengembangan perangkat lunak yang terdiri atas kompiler dan lingkungan pengembangan terintegrasi (dalam bahasa inggris: Integrated Development Environment - IDE) atas bahasa pemrograman pascal untuk sistem operasi CP/M, CP/M-86, dan MS-DOS, yang dikembangkan oleh Borland pada masa kepemimpinan Philippe Kahn. Nama Borland Pascal umumnya digunakan untuk paket perangkat lunak tingkat lanjut (dengan kepustakaan yang lebih banyak dan pustaka kode sumber standar) sementara versi yang lebih murah dan paling luas digunakan dinamakan sebagai Turbo Pascal. Nama Borland Pascal juga digunakan sebagai dialek spesifik Pascal buatan Borland.







Borland telah menembangkan tiga versi lama dari Turbo Pascal secara gratis disebabkan karena sejarahnya yang panjang khusus untuk versi 1.0, 3.02, dan 5.5 yang berjalan pada sistem operasi MS-DOS.







Turbo Pascal pada awalnya adalah kompiler Blue Label Pascal yang dibuat untuk sistem operasi komputer mikro berbasis kaset, NasSys, milik Nascom tahun 1981 oleh Anders Hejlsberg. Kompiler tersebut ditulis ulang untuk CP/M dan dinamai Compas Pascal, dan kemudian dinamai Turbo Pascal untuk sistem operasi MS-DOS dan CP/M. Versi Turbo Pascal untuk komputer Apple Macintosh sebenarnya pernah ditembangkan tahun 1986, namun pengembangannya dihentikan sekitar tahun 1992. Versi-versi lain pernah tersedia pula untuk mesin-mesin CP/M seperti DEC Rainbow dalam beberapa penembangan.



[sunting] Versi Dos







Kompiler Turbo Pascal didasari pada kompiler Bule Laber Pascal secara resmi dihasilkan untuk NasSys cassette-based operating system dari Nascom mikrokomputer pada 1981 oleh Anders Hejlsberg. Borland melisensikan inti kompiler "PolyPascal" milik Hejlsberg (Poly Data adalah nama dari perusahaan Hejlsberg di Denmark), dan menambahkan tampilan muka dan editor. Anders Hejlsberg bergabung dengan perusahaan sebagai karyawan dan arsitek untuk seluruh versi dari kompiler Turbo Pascal dan satu dari tiga versi dari Borland Delphi.[1] Kompiler pertama sekali dirilis sebagai Compas Pascal untuk CP/M, dan kemudian dirilis pada 20 November 1983 sebagai Turbo Pascal untuk CP/M, CP/M-86 {contoh komputer Apple II yang dipasangkan dengan Z-80 SoftCard) dan mesin DOS. Pada debut pertama a di pasar Amerika, Turbo Pascal dijual 49.99 USD. Kompiler Pascal yang terintegerasikan memiliki kualitas yang sangat bagus dibandingkan dengan produksi Pascal yang lain pada saat itu dan juga sangat diterima dikalangan umum.







Nama Turbo diambil karena berhubungan dengan kecepatan kompuladi dari produksi exekute. Siklus edit/compile/run lebih cepat dibandingkan implementasi dari Pascal yang lain karena semuanya berhubungan dengan membangun program yang disimpan di RAM, dan karena ini merupakan kompiler sekali yang ditulis pada bahasa Assembly. Kompilasi terjadi dengan sangat cepat dibandingkan dengan bahasa yang lain (bahkan kompiler Borland untuk bahasa C), dan waktu programmer juga menjadi hemat sejak program dapat dikompile dan dijalankan dari IDE. Kecepatan file execute COM adalah terobosan untuk developer yang hanya memiliki satu pengalaman dalam mikrokomputer program seperti BASIC.







Bill Gates melihat kesuksesan dari Turbo Pascal pada kehidupan pribadi dan tidak dapat mengerti kenapa produk Microsoft sangat lambat. Dia melampiaskan kemarahannya pada Greg Whitten [direktur programming di Microsoft Languages] dan berteriak padanya selama satu jam. Dia tidak dapat mengerti kenapa Kahn dapat mengalahkan kompetitor kuat seperti Microsoft.[2]







IDE masih sangat canggih sampai sekarang, ketika sumber daya komputer pada PC IBM sangat terbatas (desain IBM memiliki keterbatasan yang besar sehingga performanya tidak dapat melawan produk enterprise yang menguntungkan IBM). IDE sangat simple dan intuitif, dan menu sistem yang sangat terorganisir dengan baik. Versi terbaru dari penggunaan editor; Wordstar key functions, menjadi standar pada saat ini. Versi selanjutnya dari IDE, didesain untuk PC dengan mengecilkan ruang pada disk dan memory, yang dapat menampilkan definisi dari kata kunci dari bahasa dengan menempatkan kursor pada kata kunci dan menekan F1. Definisi juga menampilkan kode contoh. Ini memberikan pelajaran kepada programmer yang belum handal dengan menggunakan IDE, tanpa membutuhkan pertolongan dari buku.



[sunting] Versi 1 hingga versi 3



Halaman depan buku panduan Turbo Pascal 3.0







Borland membeli lisensi atas kompiler PolyPascal yang ditulis oleh Anders Hejlsberg (Poly Data adalah nama perusahaan yang didirikannya di Denmark), dan menambahkan antar muka pengguna serta editor. Anders kemudian bergabung sebagai karyawan dan menjadi arsitek atas semua versi kompiler Turbo Pascal dan tiga versi pertama Borland Delphi.[3]







Versi pertama dari Turbo Pascal, yang kemudian disebut sebagai versi 1, memiliki unjuk kerja yang sangat cepat dibandingkan kompiler pascal untuk komputer mikro lainnya. Kompiler tersebut tersedia untuk sistem operasi CP/M, CP/M-86, dan MS-DOS, dan penggunaannya sangat luas pada masa itu. Versi Turbo Pascal untuk CP/M saat itu bisa digunakan pada komputer Apple II yang sangat populer jika digunakan dengan sebuah Z-80 SoftCard, produk perangkat keras pertama yang ditembangkan microsoft di tahun 1980.







Pada saat itu CP/M menggunakan format berkas executable yang sederhana dengan menggunakan ekstensi .COM; sistem operasi MS-DOS bisa menggunakan baik .COM (tidak kompatibel dengan format yang terdapat pada CP/M) maupun format .EXE. Turbo Pascal pada saat itu hanya mendukung kode biner berformat .COM, pada masa itu hal tersebut tidak menjadi suatu bentuk keterbatasan. Perangkat lunak Turbo Pascal itu sendiri merupakan sebuah berkas berekstensi .COM dan berukuran sekitar 28 kilobita, termasuk editor, kompiler, dan linker, dan rutin-rutin pustaka. Efisiensii proses edit/kompilasi/jalankan lebih cepat dibandingkan dengan implementasi paskal pada kompiler lainnya disebabkan semua elemen yang terkait dalam pengembangan program diletakkan pada memori komputer (RAM), dan karena kompilernya sendiri merupakan kompiler berjenis single-pass compiler yang ditulis dengan bahasa assembler. Unjuk kerja proses kompilasi sangat cepat dibandingkan dengan produk lain (bahkan dibandingkan dengan kompiler C milik Borland sendiri).







Ketika pertama kali versi Turbo Pascal muncul pada tanggal 20 November 1983, jenis IDE yang digunakannya masih terbilang baru. Pada debutnya terhadap pasar perangkat lunak di Amerika, perangkat lunak tersebut dibandrol dengan harga USD$49.99. Kualitas kompiler pascal terintegrasi terdapat dalam Turbo Pascal sangat baik dibandingkan kompetitor lain dan atas fitur-fitur tersebut ditawarkan dengan harga yang terjangkau.







Versi 2 dan 3 merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi sebelumnya, mampu berkerja dalam memori, dan menghasilkan berkas biner berekstensi .COM/.CMD. Dukungan atas sistem operasi CP/M dan CP/M-86 dihentikan setelah versi 3.



[sunting] Bahasa Assembly







Saat seluruh versi dari Turbo Pascal dapat memasukkan kode mesin, versi selanjutnya memberikan kemampuan untuk berintegrasi dengan mudah pada bahasa Assembly tanpa pascal. Dukungan untuk 8086 mode memory disediakan dengan inline assembly, pilihan kompiler, dan ekstensi bahasa seperti kata kunci yang "pasti".



[sunting] Versi-versi lanjutan







Versi 4, ditembangkan tahun 1987, merupakan perangkat lunak yang ditulis ulang untuk keseluruhan sistem. Kompiler menghasilkan berkas biner berekstensi .EXE pada MS-DOS, dan tidak lagi .COM. Sistem operasi CP/M dan C/M-86 tidak lagi didukung pada versi kompiler ini. Versi ini pula memperkenalkan sebuah antar muka berlayar penuh dengan yang dilengkapi dengan menu tarik; versi-versi awal memilik layar menu berbasis teks; dan editor berlayar-penuh. Microsoft Windows belum ada saat versi ini ditembangkan, dan bahkan pemanfaatan tetikus-pun masih jarang.







Versi 5.x diperkenalkan dengan layar biru yang kemudian menjadi ciri khas yang sangat familiar, yang kemudian menjadi merek dagang perusahaan perangkat kompiler MS-DOS sampai era DOS berakhir di pertengahan tahun 1990-an.







Versi terakhir yang pernah ditembangkan adalah versi 7. Borland Pascal 7 terdiri atas sebuah IDE, dan kompiler untuk MS-DOS, DOS terekstensi, dan program Windows 3.x. Turbo Pascal 7 di sisi lain hanya bisa membuat program MS-DOS standar. Perangkat lunak tersebut dilengkapi pula dengan pustaka grafis yang mengabstraksi pemrograman dalam menggunakan beberapa driver grafis eksternal, namun unjuk kerja pustaka ini tidak memuaskan.



[sunting] Bahasa Perakit







Meski semua versi Turbo Pascal mendukung inline machine code kode mesin yang disertakan dalam baris kode sumber bahasa pascal, versi-versi berikutnya mendukung integrasi bahasa perakit (Assembly) dengan Pascal secara mudah. Hal ini memungkinkan pemrogram untuk meningkatkan unjuk kerja eksekusi program lebih lanjut, selain itu, memungkinkan pemrogram untuk mengakses perangkat keras secara langsung.







Dukungan atas model memori atas prosesor 8086 tersedia melalui inline assembly, opsi kompiler, dan eksensi bahasa seperti menggunakan kata kuci "absolute".



[sunting] Suksesi







Pada tahun 1995 Borland menghentikan pengembangan Turbo Pascal dan menggantinya dengan Delphi, berbasis Object Pascal (bahasa Pascal yang telah dilengkapi dengan fitur pemrograman berorientasi obyek). Perangkat lunak tersebut membawa banyak konsep baru kepada pengguna Turbo Pascal seperti konsep pemrograman berbasis RAD (singkatan dari rapid application development). Meski demikan, versi 32 bit Delphi masih mendukung cukup banyak aspek-aspek yang ada pada Turbo Pascal.







Beberapa produk lain yang kompatibel dengan Turbo Pascal juga bermunculan seperti Free Pascal dan Virtual Pascal.



[sunting] Pendidikan







Borland Pascal masih digunakan sebagai materi yang dipelajari sebagai mata pelajaran atau mata kuliah di beberapa sekolah, dan universitas di Jerman, dan Amerika. Di Beligia, Romania, Serbia, Moldova dan Bulgaria Pascal digunakan bahkan di sekolah menengah tingkat pertama. Namun di Afrika selatan, Pascal tidak lagi digunakan, melainkan menggunakan Delphi dan Java.







Beberapa kalangan guru lebih memilih Borland Pascal 7, atau Turbo Pascal 5.5 disebabkan karena lebih sederhana dibandingkan IDE modern yang ada saat ini (seperti Visual Studio, atau Borland JBuilder), dengan demikian meraka dapat memfokuskan pengajaran lebih banyak pada sisi bahasa, dan bukan pada bagaimana cara mengoperasikan IDE tersebut. Selain dari itu, perangkat lunak tersebut tersedia secara gratis dan bisa diunduh dari situs resminya.



[sunting] Contoh kode







* Bahasa Pascal tidak bersifat case sensitive.



* Secara historis, komentar dalam bahasa pascal diidentifikasikan sebagai { seperti ini }, atau (* seperti ini *), dan bisa terdiri atas beberapa baris. Versi lanjutan Borland Pascal juga mendukung model komentar seperti yang terdapat pada C++. // seperti ini , yang berlaku pada satu baris.



* Sintaksis case yang lebih fleksibel daripada Pascal standar.



* Himpunan hanya bisa memiliki hingga 28 (256) anggota.



* Standar, string dengan panjang yang tetap didukung, namun terdapat pula tipe data String yang lebih fleksibel.







Berikut ini adalah contoh klasik program Halo dunia dengan Turbo Pascal:







begin



WriteLn('Halo dunia');



end.







Dan berikut ini contoh program yang meminta masukan nama dan menuliskannya kembali di layar sebanyak seratus kali:







program TulisNama;







var



ANama: String; { Deklarasi variabel Name sebagai string }



AUlang: integer; { variabel yang digunakan untuk perulangan }



begin



Write('Masukkan nama anda: ');



Readln(ANama); { Readln akan membaca masukan yang dientrikan oleh pengguna }



for AUlang := 1 to 100 do



WriteLn('Halo ', ANama)



end.

PHYTON







Python adalah bahasa pemrograman interpretatif multi guna[1] dengan filosofi perancangan yang berfokus pada tingkat keterbacaan kode.[2] Python diklaim sebagai bahasa yang menggabungkan kapabilitas, kemampuan, dengan sintaksis kode yang sangat jelas,[3] dan dilengkapi dengan fungsionalitas pustaka standar yang besar serta komprehensif.



Python mendukung multi paradigma pemrograman, utamanya; namun tidak dibatasi; pada pemrograman berorientasi objek, pemrograman imperatif, dan pemrograman fungsional. Salah satu fitur yang tersedia pada python adalah sebagai bahasa pemrograman dinamis yang dilengkapi dengan manajemen memori otomatis. Seperti halnya pada bahasa pemrograman dinamis lainnya, pyhton umumnya digunakan sebagai bahasa skrip meski pada prakteknya penggunaan bahasa ini lebih luas mencakup konteks pemanfaatan yang umumnya tidak dilakungan dengan menggunakan bahasa skrip. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi.



Saat ini kode python dapat dijalankan di berbagai platform sistem operasi, beberapa diantaranya dalah:



* Linux/Unix

* Windows

* Mac OS X

* Java Virtual Machine

* OS/2

* Amiga

* Palm

* Symbian (untuk produk-produk Nokia)



Python didistribusikan dengan beberapa lisensi yang berbeda dari beberapa versi. Lihat sejarahnya di Python Copyright. Namun pada prinsipnya Python dapat diperoleh dan dipergunakan secara bebas, bahkan untuk kepentingan komersial. Lisensi Python tidak bertentangan baik menurut definisi Open Source maupun General Public License (GPL)



Sejarah



Python dikembangkan oleh Guido van Rossum pada tahun 1990 di CWI, Amsterdam sebagai kelanjutan dari bahasa pemrograman ABC. Versi terakhir yang dikeluarkan CWI adalah 1.2.



Tahun 1995, Guido pindah ke CNRI sambil terus melanjutkan pengembangan Python. Versi terakhir yang dikeluarkan adalah 1.6. Tahun 2000, Guido dan para pengembang inti Python pindah ke BeOpen.com yang merupakan sebuah perusahaan komersial dan membentuk BeOpen PythonLabs. Python 2.0 dikeluarkan oleh BeOpen. Setelah mengeluarkan Python 2.0, Guido dan beberapa anggota tim PythonLabs pindah ke DigitalCreations.



Saat ini pengembangan Python terus dilakukan oleh sekumpulan pemrogram yang dikoordinir Guido dan Python Software Foundation. Python Software Foundation adalah sebuah organisasi non-profit yang dibentuk sebagai pemegang hak cipta intelektual Python sejak versi 2.1 dan dengan demikian mencegah Python dimiliki oleh perusahaan komersial. Saat ini distribusi Python sudah mencapai versi 2.6.1 dan versi 3.0.



Nama Python dipilih oleh Guido sebagai nama bahasa ciptaannya karena kecintaan guido pada acara televisi Monty Python's Flying Circus. Oleh karena itu seringkali ungkapan-ungkapan khas dari acara tersebut seringkali muncul dalam korespondensi antar pengguna Python.

[sunting] Fitur



Beberapa fitur yang dimiliki Python adalah:



* memiliki kepustakaan yang luas; dalam distribusi Python telah disediakan modul-modul 'siap pakai' untuk berbagai keperluan.

* memiliki tata bahasa yang jernih dan mudah dipelajari.

* memiliki aturan layout kode sumber yang memudahkan pengecekan, pembacaan kembali dan penulisan ulang kode sumber.

* berorientasi obyek.

* memiliki sistem pengelolaan memori otomatis (garbage collection, seperti java)

* modular, mudah dikembangkan dengan menciptakan modul-modul baru; modul-modul tersebut dapat dibangun dengan bahasa Python maupun C/C++.

* memiliki fasilitas pengumpulan sampah otomatis, seperti halnya pada bahasa pemrograman Java, python memiliki fasilitas pengaturan penggunaan ingatan komputer sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan ingatan komputer secara langsung.

* memiliki banyak faslitas pendukung sehingga mudah dalam pengoprasiannya.



[sunting] Input / Output



Contoh Input :



nama = raw_input("Masukkan nama Anda: ")





Contoh Output :



print "Halo", nama, ":)"



[sunting] Hello World



print "Hello, world!"

IDEOLOGI









Franz Magnis-Suseno (1992) menerangkan bahwa pada prinsipnya terdapat tiga arti utama dari kata ideologi, yaitu (1) ideologi sebagai kesadaran palsu; (2) ideologi dalam arti netral; dan (3) ideologi dalam arti keyakinan yang tidak ilmiah. Ideologi dalam arti yang pertama, yaitu sebagai kesadaran palsu biasanya dipergunakan oleh kalangan filosof dan ilmuwan sosial. Ideologi adalah teori-teori yang tidak berorientasi pada kebenaran, melainkan pada kepentingan pihak yang mempropagandakannya. Ideologi juga dilihat sebagai sarana kelas atau kelompok sosial tertentu yang berkuasa untuk melegitimasikan kekuasaannya. Arti kedua adalah ideologi dalam arti netral. Dalam hal ini ideologi adalah keseluruhan sistem berpikir, nilai-nilai, dan sikap dasar suatu kelompok sosial atau kebudayaan tertentu. Arti kedua ini terutama ditemukan dalam negara-negara yang menganggap penting adanya suatu “ideologi negara”. Disebut dalam arti netral karena baik buruknya tergantung kepada isi ideologi tersebut. Arti ketiga, ideologi sebagai keyakinan yang tidak ilmiah, biasanya digunakan dalam filsafat dan ilmu-ilmu sosial yang positivistik. Segala pemikiran yang tidak dapat dibuktikan secara logis-matematis atau empiris adalah suatu ideologi. Segala masalah etis dan moral, asumsi-asumsi normatif, dan pemikiran-pemikiran metafisis termasuk dalam wilayah ideologi.

Dari tiga arti kata ideologi tersebut, ideologi dalam arti netral wujudnya ditemukan dalam ideologi negara atau ideologi bangsa. Di sini, Ideologi merupakan seperangkat prinsip pengarahan yang dijadikan dasar serta memberikan arah dan tujuan untuk dicapai di dalam melangsungkan dan mengembangkan hidup dan kehidupan suatu bangsa dan negara. Hal ini sesuai dengan pembahasan Pancasila sebagai ideologi negara Republik Indonesia.

B. Tipe-Tipe Ideologi

Terdapat dua tipe ideologi sebagai ideologi suatu negara. Kedua tipe tersebut adalah ideologi tertutup dan ideologi terbuka.

Ideologi tertutup adalah ajaran atau pandangan dunia atau filsafat yang menentukan tujuan-tujuan dan norma-norma politik dan sosial, yang ditasbihkan sebagai kebenaran yang tidak boleh dipersoalkan lagi, melainkan harus diterima sebagai sesuatu yang sudah jadi dan harus dipatuhi. Kebenaran suatu ideologi tertutup tidak boleh dipermasalahkan berdasarkan nilai-nilai atau prinsip-prinsip moral yang lain. Isinya dogmatis dan apriori sehingga tidak dapat dirubah atau dimodifikasi berdasarkan pengalaman sosial. Karena itu ideologi ini tidak mentolerir pandangan dunia atau nilai-nilai lain.

Salah satu ciri khas suatu ideologi tertutup adalah :

1. tidak hanya menentukan kebenaran nilai-nilai dan prinsip-prinsip dasar saja, tetapi juga menentukan hal-hal yang bersifat konkret operasional. Ideologi tertutup tidak mengakui hak masing-masing orang untuk memiliki keyakinan dan pertimbangannya sendiri. Ideologi tertutup menuntut ketaatan tanpa reserve.

2. tidak bersumber dari masyarakat, melainkan dari pikiran elit yang harus dipropagandakan kepada masyarakat. Sebaliknya, baik-buruknya pandangan yang muncul dan berkembang dalam masyarakat dinilai sesuai tidaknya dengan ideologi tersebut. Dengan sendirinya ideologi tertutup tersebut harus dipaksakan berlaku dan dipatuhi masyarakat oleh elit tertentu, yang berarti bersifat otoriter dan dijalankan dengan cara yang totaliter.

Contoh paling baik dari ideologi tertutup adalah Marxisme-Leninisme. Ideologi yang dikembangkan dari pemikiran Karl Marx yang dilanjutkan oleh Vladimir Ilianov Lenin ini berisi sistem berpikir mulai dari tataran nilai dan prinsip dasar dan dikembangkan hingga praktis operasional dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Tipe kedua adalah ideologi terbuka. Ideologi terbuka hanya berisi orientasi dasar, sedangkan penerjemahannya ke dalam tujuan-tujuan dan norma-norma sosial-politik selalu dapat dipertanyakan dan disesuaikan dengan nilai dan prinsip moral yang berkembang di masyarakat. Operasional cita-cita yang akan dicapai tidak dapat ditentukan secara apriori, melainkan harus disepakati secara demokratis. Dengan sendirinya ideologi terbuka bersifat inklusif, tidak totaliter dan tidak dapat dipakai melegitimasi kekuasaan sekelompok orang. Ideologi terbuka hanya dapat ada dan mengada dalam sistem yang demokratis.

C. Ideologi-ideologi Besar

Istilah ideologi negara mulai banyak digunakan bersamaan dengan perkembangan pemikiran Karl Marx yang dijadikan sebagai ideologi beberapa negara pada abad ke-18. Namun sesungguhnya konsepsi ideologi sebagai cara pandang atau sistem berpikir suatu bangsa berdasarkan nilai dan prinsip dasar tertentu telah ada sebelum kelahiran Marx sendiri. Bahkan awal dan inti dari ajaran Marx adalah kritik dan gugatan terhadap sistem dan struktur sosial yang eksploitatif berdasarkan ideologi kapitalis.

Pemikiran Karl Marx kemudian dikembangkan oleh Engels dan Lenin kemudian disebut sebagai ideologi sosialisme-komunisme.

1. Kapitalisme

Dalam abad ke-18 istilah ini digunakan secara umum dalam artian yang mengacu pada kapital produktif. Karl Marx membuat istilah ini menjadi suatu konsep sentral yang disebutnya sebagai "cara produksi".

Ciri-ciri sejarah kapitalisme menurut Berger meliputi penggunaan kalkulasi rasional untuk mendapat keuntungan. Ciri yang lain adalah penyesuaian semua alat produksi material antara lain tanah, perkakas, mesin-mesin sebagai hak pribadi, kebebasan pasar (kebalikan dari berbagai pembatasan yang sangat feodal pada masa prakapitalis), teknologi rasional yang memacu aktivitas ekonomi, suatu sistem hukum yang rasional (sehingga dapat diramalkan), buruh bebas (kebalikan dari perbudakan), dan komersialisasi ekonomi.

Dalam catatan Berger, hubungan antara kapitalisme dengan nilai-nilai kebudayaan (terutama nilai-nilai agama) menjadi inti karya klasik Max Weber, The Protestant Ethic and The Spirit of Capitalism. la mengemukakan bahwa reformasi Protestan, tanpa disengaja, telah mendorong timbulnya sikap-sikap yang sangat cocok bagi usaha kapitalis. Lutherianisme memulainya dengan jalan mengubah arti "pekerjaan" dari bersifat keagamaan menjadi keduniawian. Kalau sebelumnya seseorang mendapat "pekerjaan" sebagai pendeta atau anggota suatu ordo kegerejaan, sekarang setiap pekerjaan yang sah di dunia harus dianggap sebagai "pekerjaan". Sumbangan paling menentukan bagi perkembangan "semangat kapitalisme" kemudian datang dari Calvinisme.

Tentang periode sejarah perkembangan kapitalisme, terutama kapitalisme industrial, secara kronologis Dillard membaginya menjadi tiga fase perkembangan, sebagaimana diungkap oleh Hikmat Budiman (1989).

Fase Pertama, Kapitalisme Awal (1500-1750), yakni kapitalisme yang bertumpu pada industri sandang di Inggris selama abad XVI sampai XVIII.

Fase kedua adalah Kapitalisme Klasik (1750-1914), ketika pembangunan kapitalis bergeser dari perdagangan ke industri. Ini adalah fase kapitalisme dengan ideologi laissez faire, yang diturunkan dari ajaran Adam Smith. Fase klasik kapitalisme inilah yang, sekarang lebih dikenal sebagai kapitalisme liberal.

Fase ketiga adalah apa yang oleh Dillard disebut sebagai kapitalisme fase lanjut, yang mulai berkembang sejak tahun 1914 dengan momentum historis perang dunia I sebagai titik balik perkembangan sistem tersebut. Di awal abad ke-20, kapitalisme mulai memasuki fase kapitalisasi yang tidak lagi tradisional. Fase ini juga ditandai oleh bergesernya hegemoni kapitalisme dari Eropa ke Amerika Serikat, dan bangkitnya perlawanan bangsa-bangsa di Asia dan Afrika terhadap kolonialisme Eropa. Sementara itu, Revolusi Rusia tidak saja telah berhasil membongkar lembaga utama kapitalisme yang berupa kepemilikan pribadi atas sarana produksi di wilayah yang luas, melainkan juga keruntuhan struktur kelas sosial, bentuk-bentuk pemerintahan tradisional, dan agama yang sebelumnya mapan. Semangat dari revolusi kaum Boklshevik ini berhasil tampil ke depan menantang keunggulan keunggulan organisasi ekonomi kapitalisme sebagai sebuah sistem produksi. Dan di atas segalanya, ideologi laissez faire yang menjadi kesepakatan abad ke-19 secara telak telah dipermalukan dan dirontokkan oleh perang dan pengalaman pahit sesudahnya. Meskipun Dillard tidak secara eksplisit menyebutkannya, tetapi dari uraiannya bisa disimpulkan bahwa fase inilah yang kemudian dikenal sebagai kapitalisme monopolis.

2. Sosialisme

Sosialisme adalah sebuah istilah umum untuk semua doktrin ekonomi yang menentang kemutlakan milik perseorangan dan menyokong pemakaian milik tersebut untuk kesejahteraan umum.

Istilah sosialis menunjuk pada doktrin yang didirikan pada ekonomi kolektivisme. Dasar sosialisme ada dua. Pertama, kontrol kolektiv atas sekurang­kurangnya alat-alat produksi. Kedua, perluasan dari fungsi dan aktivitas negara. Pada masyarakat sosialis, suatu komunitas yang terorganisir memiliki wewenang untuk mengelola secara mandiri tanah, modal, mekanisme produksi; termasuk juga dalam hal pendistribusian barang dan hal-hal lain yang dianggap perlu bagi tercapainya kesejahteraan umum.

Sosialisme sering dikatakan sebagai antitesa kapitalisme, yang tingkah laku ekonomi dikuasai oleh kepentingan untuk memperoleh keuntungan maksimal lewat persaingan bebas, sistem pasar, dan harga. Sosialisme merencanakan masyarakat berdasarkan dorongan kerjasama ketika tidak terdapat hak milik perseorangan; dan meleburnya kelas kaya dan miskin, majikan dan buruh: Sosialisme mencita-citakan sebuah masyarakat yang didalamnya semua orang hidup dan dapat bekerja sama dalam kebebasan dan solidaritas dengan hak-hak, yang sama. Tujuannya ialah mengorganisir buruh dan menjamin pembagian merata hasil-hasil yang dicapai, memberikan ketenteraman dan kesempatan bagi semua orang.

3. Komunisme

Pada awalnya, sosialisme dan komunisme mempunyai arti yang sama, tetapi akhirnya komunisme lebih dipakai untuk aliran sosialis yang lebih radikal. Kaum komunis modern menganggap dirinya sebagai ahli waris teori Marxis sebagaimana yang tertera dalam Manifesto Komunis oleh Marx dan Engels. Marxisme menganggap pengawasan alat produksi tidak saja sebagai kunci kekuasaan ekonomi, tetapi juga kunci kekuasaan politik dalam Negara. Istilah komunisme sering dicampuradukkan dengan Marxisme. Komunisme adalah ideologi yang digunakan partai komunis di seluruh dunia. Racikan ideologi ini berasal dari pemikiran Lenin sehingga dapat pula disebut "Marxisme-Leninisme". Dalam komunisme perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis. Logika secara ringkasnya, perubahan sosial dimulai dari buruh, namun pengorganisasian Buruh hanya dapat berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai. Partai membutuhkan peran Politbiro sebagai think-tank. Dapat diringkas perubahan sosial hanya bisa berhasil jika dicetuskan oleh Politbiro.

Ideologi Marxisme-Leninisme meliputi ajaran dan paham tentang (a) hakikat realitas alam berupa ajaran materialisme dialektis dan ateisme; (b) ajaran makna sejarah sebagai materialisme historis; (c) norma-norma rigid bagaimana masyarakat harus ditata, bahkan tentang bagaimana individu harus hidup; dan (d) legitimasi monopoli kekuasaan oleh sekelompok orang atas nama kaum proletar.

Komunisme sebagai anti kapitalisme menggunakan sistem sosialisme sebagai alat kekuasaan, dimana kepemilikan modal atas individu sangat dibatasi. Prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya, dan karenanya komunisme juga disebut anti liberalisme.

Ciri-ciri inti masyarakat komunisme adalah penghapusan hak milik pribadi atas alat-alat produksi, penghapusan adanya kelas-kelas sosial, menghilangnya negara, penghapusan pembagian kerja. Kelas-kelas tidak perlu dihapus secara khusus sesudah kelas kapitalis ditiadakan; karena kapitalisme sendiri sudah menghapus semua kelas, sehingga tinggal kelas proletariat. Itulah sebabnya, revolusi sosialis tidak akan menghasilkan masyarakat dengan kelas atas dan kelas bawah lagi.

Secara umum komunisme sangat membatasi agama pada rakyatnya, dengan prinsip agama adalah racun yang membatasi rakyatnya dari pemikiran yang rasional dan nyata.

4. Fasisme

Fasisme sebagai sebuah sistem filsafat lahir setelah Mussolini berkuasa di tahun 1922. Fasisme berakar pada idealisme, nasionalisme, sosialisme, dan juga republikanisme. Konsep dasar fasisme adalah bahwa negara memiliki suatu kehidupan, kesatuan dan kewenangan yang tidak selalu sama dengan yang diinginkan individu. Orang dibuat seragam dan menjalani disiplin tertentu dalam rangka meraih tujuan-tujuan moral dan kultural. Pemerintahan negara diberi wewenang untuk mengendalikan kegiatan warga negaranya. Buruh dan modal harus dapat bekerja seiring dan kalau perlu dalam pengawasan dan tekanan negara. Pemerintahan fasis selalu otoriter dan totalitarian.

Contoh dari negara fasis adalah rejim Nazi Jerman, fasis Italia, imperialisme Jepang; suatu bentuk pemerintahan otoriter kanan yang kini menghilang. Paham otoriter fasis menyerupai komunisme modern dalam banyak cara dan taktik pemerintahan. Fasisme menghendaki pemerintahan satu partai dan meniadakan perbedaan politik yang bebas bukan saja sebagai alat, tetapi juga sebagai tujuan. la terang-terangan mempercayai adanya perbedaan antara orang yang memerintah dengan yang diperintah, antar segolongan elit dan masa. la membenci liberalisme, kemerdekaan berbicara dan berkumpul. Fasisme secara terang-terangan menyebut negara sebagai alat permanen untuk melaksanakan tujuan bangsa.

Berdasarkan kajian penulis terhadap ideologi-ideologi Negara besar meliputi kapitalisme, sosialisme, dan komunis, terdapat perbedaan seperti nampak dalam tabel berikut.

KAFITALISME



SOSIALISME



KOMUNISME

· penggunaan kalkulasi rasional untuk mendapat keuntungan.

· penyesuaian semua alat produksi material antara lain tanah, perkakas, mesin-mesin sebagai hak pribadi, kebebasan pasar (kebalikan dari berbagai pembatasan yang sangat feodal pada masa prakapitalis), teknologi rasional yang memacu aktivitas ekonomi, suatu sistem hukum yang rasional (sehingga dapat diramalkan), buruh bebas (kebalikan dari perbudakan), dan komersialisasi ekonomi.



· ekonomi kolektivisme ketika tidak terdapat hak milik perseorangan

· meleburnya kelas kaya dan miskin, majikan dan buruh:

· kontrol kolektiv atas sekurang­ kurangnya alat-alat produksi.

· perluasan dari fungsi dan aktivitas negara. Pada masyarakat sosialis, suatu komunitas yang terorganisir memiliki wewenang untuk mengelola secara mandiri tanah, modal, mekanisme produksi; termasuk juga dalam hal pendistribusian barang dan hal-hal lain yang dianggap perlu bagi tercapainya kesejahteraan umum.

· semua orang hidup dan dapat bekerja sama dalam kebebasan dan solidaritas dengan hak-hak, yang sama.



· kepemilikan modal atas individu sangat dibatasi

· penghapusan hak milik pribadi atas alat-alat produksi, semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata.

· penghapusan adanya kelas-kelas sosial, menghilangnya negara, penghapusan pembagian kerja.

· Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya, dan karenanya komunisme juga disebut anti liberalisme.

· komunisme sangat membatasi agama pada rakyatnya, dengan prinsip agama adalah racun yang membatasi rakyatnya dari pemikiran yang rasional dan nyata.

Ada perbedaan antara sosialisme dengan komunis bahwa sosialisme lebih pada sistem ekonomi yang mengutamakan kolektivisme dengan titik ekstrem menghapuskan hak milik pribadi, sedangkan komunisme menunjuk pada sistem politik yang juga mengutamakan hak-hak komunal, bukan hak-hak sipil dan politik individu. Namun demikian keduanya berhadapan dengan ideologi liberalisme-kapitalis yang menekankan pada individualisme baik dari sisi politik maupun ekonomi. Penulis melihat bahwa kapitalisme dilihat dari sejarahnya mengacu kepada kepentingan ekonomi yang memberikan kebebasan secara individu. Sedangkan liberalisme lebih menekankan kepada kebebasan idividu dalam bidang politik.Yang mendominasi perekonomian, bukan warga negara baik sebagai individu maupun bersama-sama dengan warga negara lainnya. Bagi kaum kapitalis-liberalis, kebebasan individu merupakan hak mutlak yang absolut. Ajaran mereka hanya mengagung-agungkan material dan tak menghiraukan sama sekali aspek immaterial-religi. Kapitalisme adalah sebuah ajaran yang didasarkan pada sebuah asumsi bahwa manusia secara individu adalah makhluk yang tidak boleh dilanggar kemerdekaannya dan tidak perlu tunduk pada batasan-batasan sosial. Kapitalisme memiliki konsep kecenderungan yang membolehkan kepemilikan pribadi tanpa batas. Sedangkan komunis adalah sistem kepercayaan yang mendasarkan pandangan hidup pada keyakinan bahwa masyarakat merupakan dasar dan secara individu tidak bisa memisahkan eksistensi dari ruang lingkup sosial. Dengan itu komunisme menyerahkan semua yang dimiliki individu pada negara (sebagai representasi masyarakat). Kedua pandangan ini, manusia secara individu akan kehilangan hak milik. Karena negara menggunakan otoritas sebagai legitimasi kekuasaan. Baik kapitalisme maupun komunisme adalah bentuk pengekspoitasian hak-hak pribadi melalui lembaga negara. Kapitalisme memiliki sebuah sistem sosial yang menekankan kepentingan individu. Penumpukan kakayaan untuk kepentingan diri sendiri dan hidup berfoya-foya dengan kekayaan pribadi. Kapitalisme menganut sistem sentralisasi kekayaan individu baik dalam kerangka organisasi atau negara.

Adanya pemikiran untuk membangun ideologi Pancasila dalam kehidupan negara dan bangsa Indonesia yang lebih baik menurut pemikiran penulis mestinya menjadi sebuah keharusan sebab di abab 21 yang ditandai dengan perdagangan bebas dan globalisasi, Pancasila harus mampu menjawab berbagai tantangan dan ancaman adanya pengaruh negatif ideologi liberal-kapitalis dan komunis dalam segala aspek kehidupan. Bahkan ideologi Pancasila mestinya tampil sebagai suatu ideologi alternatif bagi negara dan bangsa di dunia.

Penulis setuju dengan yang dikemukakan oleh Noor MS Bakry yang mengindikasikan, Pancasila akan selalu mempunyai hal baru yang progresif dalam menghadapi tantangan kehidupan yang makin maju dan kompleks. Dalam beberapa pasal, khususnya menyangkut nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan, Pancasila telah tampil di garda depan. Tantangan sekarang ini, pancasila dihadapkan pada kekuatan kapitalisme global yang telah dijadikan "ideologi" masyarakat dunia. Masyarakat Indonesia sedikit banyak terpengaruh dengan kaum kapitalisme global ini. Dan cara untuk mereduksi sistem kapitalisme yang sudah mengkristal dalam perilaku sosial masyarakat modern ini adalah dengan kekuatan negara, karena negara mempunyai power. Dalam konteks itu, bangsa kita yang dikenal sebagai bangsa beradab. Bangsa yang pluralisme kebudayaan agama dan Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar ideologi negara seyogyanya diamalkan dengan penuh kesadaran moral oleh elit pengelola negara. Tentu saja seluruh masyarakat Indonesia harus turut mendukung.

Dunia modern sekarang telah mengagung-agungkan sistem pemikiran yang dibangun oleh akum kapitalis-liberalis, dengan teori dan term globalisasi. Menghancurkan hak hidup rakyat marjinal di Selatan. Penghancuran hak hidup itu berwujud perebutan sumber-sumber alam dan keanekaragaman hayati, hak-hak rakyat lokal yang semestinya dihormati.

Menghadapi konsepsi tatanan pemikiran yang berkembang, sekarang saatnya kita menghidupkan dan memperlihatkan Pancasila sebagai sosok yang sakti. Saatnya kita menggali nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan yang terkandung didalamnya.

Dalam Pancasila ada kepribadian kemanusiaan yang sangat penting. Kepribadian kemanusiaan merupakan sifat-sifat hakikat kemanusiaan abstrak umum universal yang dapat membedakan manusia dengan makhluk lain, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, keadilan, yang merupakan sifat hakikat manusia.

Sebagai penutup, penulis coba menyimpulkan karakteristik ideologi Pancasila yang membedakan dengan ideologi lainnya adalah sebagai berikut:

· Pancasila mengakui dan melindungi baik hak-hak individu maupun hak masyarakat baik di bidang ekonomi maupun politik.

· Pancasila mengakui hak-hak milik pribadi dan hak-hak umum. Dalam Kapitalisme membolehkan kepemilikan pribadi tanpa batas. Sedangkan komunis menyerahkan semua yang dimiliki individu pada negara

· Pancasila mengakui secara selaras baik kolektivisme maupun individualisme. Sedangkan kapitalisme mengakui individualisme dan komunisme hanya mengakui kolektivime.